Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Pupuk Organik Kelapa Sawit Paling Bagus

8 Cara Penjagaan Kelapa Sawit Untuk Hasil Buah Optimal

PupukSawit - Banyak orang yang tertarik untuk mulai menanam kelapa sawit di perkebunan sehingga ingin mengetahui cara penjagaan kelapa sawit yang baik dan benar. Pada dasarnya, memelihara kelapa sawit supaya berbuah lebih banyak bukanlah perkara yang sulit. Setiap orang yang mulai membudidayakan kelapa sawit tentu memiliki tujuan untuk bisa mendapatkan buah yang banyak.

Apabila kelapa yang diperoleh semakin banyak, maka keuntungan yang didapatkan oleh petani pun akan semakin besar.

8 Cara Penjagaan Kelapa Sawit Untuk Hasil Buah Optimal

Apabila memiliki perkebunan yang cukup luas maka bisa langsung memulai membudidayakan kelapa sawit. Tidak hanya mendapatkan keuntungan dari segi finansial, ternyata dengan adanya perkebunan kelapa sawit maka memberikan potensi besar untuk melestarikan lingkungan.

Tidak heran apabila budidaya kelapa sawit ini didukung oleh berbagai pihak baik masyarakat maupun pemerintah.

Inilah Cara Penjagaan Kelapa Sawit yang Sangat Penting!

Perlu diketahui bahwa untuk pemeliharaan atau cara penjagaan kelapa sawit sangat berpengaruh terhadap tingkat produktivitas, dan hal ini berbanding lurus. Semakin baik cara pemeliharaannya, maka buah yang dihasilkan pun akan semakin melimpah. Begitupun sebaliknya, apabila kurang begitu dirawat, pohon pun kurang berbuah maksimal.

Sebagai seorang pebisnis atau wirausaha yang sedang mencoba untuk membudidayakan kelapa sawit di perkebunan, sangat penting untuk memperhitungkan anggaran yang dikeluarkan dalam hal perawatan perkebunan kelapa sawit.

Apabila tanaman kelapa sawit dapat menghasilkan buah yang optimal dengan jumlah yang banyak dan berkualitas, maka bisa dikatakan bahwa anggaran tersebut tepat.

Bagi yang sedang membudidayakan kelapa sawit, maka perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini.

1. Mengendalikan Gulma dengan Intensif

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa gulma merupakan tanaman pengganggu yang tumbuh di area tanaman budidaya. Perlu diketahui bahwa adanya gulma di sekitar tanaman budidaya tentu akan sangat mempengaruhi jumlah unsur hara yang terkandung pada tanah. Unsur hara ini sangat diperlukan bagi pohon sawit sehingga dapat menghasilkan buah yang optimal.

Umumnya, gulma yang sering muncul di area tanaman sawit dan cukup berbahaya ya adalah gulma kelas A seperti pisang, bambu, penduduk, ilalang dan lain-lain. Oleh karena itu, gulma ini harus dikendalikan secara intensif dengan cara mekanik maupun kimiawi.

2. Menggunakan Alat Teknologi Tinggi

Saat ini merupakan era modern dimana teknologi semakin berkembang pesat. Begitu pula mengenai alat-alat pertanian yang saat ini perkembangannya sangat signifikan sehingga mempermudah para petani dalam membudidayakan tanaman. Perlu diketahui bahwa saat ini ada cukup banyak alat pertanian dengan sistem mekanik sehingga akan lebih efektif dan efisien digunakan.

Memang benar bahwa biaya pengadaan alat berteknologi tinggi ini cukup mahal, tetapi hal ini akan jauh lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan menggunakan alat manual. Hasil pertanian yang dibantu dengan alat teknologi tinggi akan memberikan hasil optimal, apalagi ini merupakan budidaya sawit yang tentunya keuntungannya sangat tinggi.

Oleh karenanya, sangat penting untuk mengetahui informasi seputar alat pertanian modern untuk memudahkan budidaya tanaman sawit.

3. Menyesuaikan Metode Penjagaan dengan Kondisi Lingkungan

Hal ini perlu diperhatikan dengan baik bahwa metode dalam hal pemeliharaan budidaya kelapa sawit wajib disesuaikan dengan lingkungan. Setiap lingkungan tentunya memiliki kondisi dan potensi yang berbeda-beda sehingga perlakuannya pun tentunya tidak sama. Oleh karenanya, bentuk perawatan pohon kelapa sawit di setiap daerah tentunya berbeda-beda.

Tanaman sawit yang ditanam di area lahan gambut lebih membutuhkan unsur hara mikro yang melimpah, misalnya Cu dan Fe. Selain itu, sistem drainase nya pun harus dibuat sebaik mungkin Sehingga kebutuhan air dari tumbuhan sawit dapat terpenuhi. Metode perawatan atau pemeliharaan ini berbeda halnya dengan tanaman kelapa sawit yang dibudidayakan di lahan mineral yang tidak begitu memerlukan unsur hara mikro.

4. Mengurangi Penggunaan Pestisida

Pestisida memang merupakan salah satu cara yang digunakan untuk membasmi hama dan penyakit pada tanaman sawit. Namun perlu diperhatikan lagi bahwa pestisida merupakan bahan kimia yang mana jika digunakan terlalu banyak atau overdosis maka akan memberikan dampak buruk pada perkebunan sawit.

Tidak hanya merusak kualitas kelapa sawit saja, tetapi penggunaan pestisida yang berlebihan juga dapat merusak ekosistem yang ada di area perkebunan kelapa sawit. Oleh karenanya, petani sawit dianjurkan untuk tidak terlalu banyak menggunakan pestisida. Apabila ingin memberantas hama pada tanaman sawit, maka dapat juga memanfaatkan predator alami.

8 Cara Perawatan Kelapa Sawit Untuk Hasil Buah Optimal
Pemupukan kelapa sawit dengan menggunakan produk organik NASA dosis Supernasa Granule 5 sak dan Power Nutrition 1 kotak untuk lahan seluas 1 hektar.

5. Mengatur Penunasan Tanaman

Hal ini sering disebut sebagai penunasan di mana tujuan dari penunasan yaitu mempertahankan struktur tanaman sawit. Selain itu, hal ini juga bertujuan supaya dapat membersihkan tanaman, sehingga bisa meningkatkan produktivitas dari pohon sawit. Pengerjaan ini harus disesuaikan dengan umur tanaman sehingga bisa menghasilkan pohon sawit yang berkualitas.

Misalnya tanaman sawit dengan umur kurang dari 9 tahun, tunasnya wajib songgo 3.  Sementara tanaman sawit dengan umur 9 sampai 15 tahun wajib songgo 2, dan tanaman yang umurnya di atas 15 tahun butuh tunasan songgo 1. Hal ini wajib diketahui oleh para petani sawit karena proses penunasan sangatlah penting.

6. Melakukan Pemupukan Teratur

Saat menanam kelapa sawit di perkebunan, sangat penting untuk dilakukan pemupukan, tetapi tidak boleh sembarangan titik ada jadwal tertentu yang sebelumnya sudah disusun sehingga pemupukan harus dilakukan sesuai jadwal. Jumlah dosis pupuk yang diberikan pun harus sesuai dan tidak boleh kelebihan maupun kekurangan.

Demikian 8 cara penjagaan tanaman kelapa sawit supaya hasil panen optimal. Semoga teman teman semua bisa mendapatkan hasil panen sawit yang melimpah dan harga sawit selalu bagus.

Posting Komentar untuk "8 Cara Penjagaan Kelapa Sawit Untuk Hasil Buah Optimal"