Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Pupuk Organik Kelapa Sawit Paling Bagus

Pupuk Agar Sawit Tidak Trek

PupukSawit - Sebelum kita membahas tentang Pupuk Agar Sawit Tidak Trek, ada baiknya kita membahas dahulu tentang trek itu sendiri. Trek bagi sebagian besar petani sawit adalah musim/saat dimana tanaman kelapa sawit mereka itu mengalami penurunan hasil produksi/panen.

Bahkan banyak ditemui bahwa perkebunan kelapa sawit mereka benar benar berhenti produksi/tidak ada panen.

Pupuk Agar Sawit Tidak Trek

Penyebab Trek Pada Tanaman Sawit

Tidak bisa dipungkiri bahwa rendahnya pengetahuan para petani sawit dalam budidaya sawit menyebabkan para petani sawit tidak bisa menghindari masa trek ini. Jika dirata rata hasil panen sawit para petani antara 1-3 ton per hektar atau sekitar 10-15ton per tahunnya, maka jika memasuki masa trek buah sawit, maka hasil panen sawit bisa turun drastis sebanyak 50%. Bahkan jika tanaman tidak dirawat dengan benar, bisa dipastikan kebun tersebut tidak menghasilkan buah sama sekali.

Kondisi seperti ini biasanya akan mengakibatkan berkurangnya pasokan sawit ke perusahaan sehingga bisa dipastikan harga sawit akan naik juga. Ini seperti lingkaran yang tidak akan pernah putus jika para petani tidak mau berubah dalam budidayanya. 

1. Kemarau Yang Panjang

Musim trek kelapa sawit biasanya dipangaruhi oleh kemarau yang panjang yang mengakibatkan kurangnya pasokan air untuk perkembangan tanaman sawit itu sendiri. Banyak para petani yang mengeluhkan musim sekarang ini yang tidak bisa diprediksi. Bahkan beberapa saat yang lalu, musim kemarau bisa sampai 6 bulan lebih yang mengakibatkan banyaknya lahan sawit yang rusak.

Banyak cara dilakukan oleh para petani agar sawit tidak trek. Dari merubah cara budidaya, mengganti pola budidaya yang ramah lingkungan, mengganti dengan bibit sawit yang lebih bagus lagi, dll.

Masa trek paling banyak dipengaruhi oleh musim kemarau yang berkepanjangan. Tanpa adanya saluran drainase air untuk mencukupi kebutuhan pengairan lahan, maka bisa diprediksi bahwa hasil panen sawit akan menurun seiring berjalannya musim kemarau tersebut. Untuk itu, pengelolaan kebun sawit harus benar benar diperhatikan dari awal saat perancangan kebun sampai penanaman sawit hingga panen. Dan yang banyak terjadi adalah system pengairannya yang kurang maksimal.

2. Penggunaan Bibit Yang Jelek

Penggunaan benih sawit yang palsu atau yang tidak bersertifikat menjadi salah satu penyebab rendahnya produktivitas perkebunan sawit rakyat. Kondisi ini disebabkan kurangnya informasi yang diterima petani sehingga mereka lebih memilih bibit sawit yang lebih murah. Semua orang pasti sudah tahu bahwa jika bibit kurang bagus, maka hasilnya bisa dipastikan juga tidak bagus juga. Ini akan menyebabkan petani menjadi rugi berkali kali lipat. Kerugian ini yang paling banyak adalah rugi waktu dan tenaga yang terbuang sia sia.

Hasil panen tidak bisa maksimal ini akan kelihatan ketika tanaman sawit sudah menghasilkan. Hasil panen akan lebih sedikit dibandingkan dengan kebun yang memakai bibit bersertifikat. 

Hal ini diperparah lagi dengan petani yang tidak mengelola kebun sawit mereka dengan benar. Perawatan ini mulai dari perawatan tanaman sawit, pembuatan drainase, pemupukan, hingga saat panen tiba. Banyak dari petani yang tidak tahu cara membersihkan pelepah dengan benar dan masih banyak lagi hal hal yang memperngaruhi produktifitas hasil panen sawit.

3. Pemupukan Tanaman Sawit

Setalah pengairan, masalah selanjutnya adalah kurangnya informasi kepada petani tentang pemupukan kelapa sawit yang benar. Kita sudah tahu bahwa petani kita sebagian besar hanya mengandalkan pupuk pupuk makro seperti urea, TSP, KCL, Borate, ZA, dolomit dan beberapa macam pupuk lainnya. 

Salah satu cara agar buah sawit tidak trek adalah dengan memberikan kebutuhan unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman untuk berkembang dan berbuah. Jika salah satu saja dari unsur hara tersebut kurang atau bahkan habis, maka perkambangan tanaman juga akan terhambat. Untuk menyediakan unsur hara yang komplit tersebut, maka kita sudah harus mulai menggunakan pupuk organik. Sudah banyak dipasaran berbagai macam pupuk organik yang siap pakai. Tinggal anda yang menentukan bagus tidakn nya pupuk tersebut dengan melihat testimoni dan rekomendasi rekomendasi dari teman teman petani sawit.

Pupuk organik merupakan produk pupuk yang berasal dari bahan bahan organik seperti tanaman tanaman, urin kelinci, kotoran hewan terutama sapi dan kambing, atau limbah limbah yang bermanfaat untuk kesuburan tanah.

Bahan bahan ini harus melalui proses pengolahan dulu sehingga tercipta sebuah produk pupuk organik baik pupuk organik padat maupun cair. Penggunaannya pun bisa bermacam macam bisa sebarkan ke lahan atau disemprotkan ke tanaman.

Pupuk organik ini kebanyakan sudah diperkaya dengan bahan mineral, unsur hara mikro dan mikroba yang bermanfaat untuk meningkatkan kandungan unsur hara dalam tanah. Selain untuk menyuburkan tanaman, pupuk organik ini juga bermanfaat untuk memperbaiki sifat sifat fisik, kimia, dan biologi pada tanah tanah sehingga kesuburan tanah akan selalu terjaga.

Solusi Mengatasi Masalah Trek Pada Sawit

Salah satu pupuk organik yang sudah banyak digunakan diseluruh Indonesia adalah pupuk organik Supernasa, Supernasa Granule Organindo dan PWR Nutrition produksi PT. Natural Nusantara, Yogyakarta. Pupuk ini sangat direkomendasikan oleh banyak sekali PPL Kelapa Sawit karena memang sudah terbukti selama puluhan tahun membantu meningkatkan hasil panen para petani sawit seluruh Indonesia. 

pupuk untuk kebun sawit, pupuk sawit yang baru ditanam, cara agar sawit berbuah terus.
Penggunaan Pupuk Organik Supernasa Granule dan Power Nutrition Untuk Sawit
 

Sebelum anda menggunakan pupuk organik supaya pupuk agar sawit berbuah banyak, sebaiknya anda harus mengetahui kandungan apa saja yang ada dalam pupuk tersebut. Seandainya tidak bisa atau malas untuk mencari informasi tentang kandungan pupuk tersebut. Anda harus mencari sebanyak banyaknya informasi mengenai sebuah produk pupuk organik untuk kebun sawit. Pastikan pupuk organik yang anda ingin pakai tersebut sudah mempunyai testimoni testimoni positif dan usahakan anda harus bisa konsultasi langsung dengan penjualnya.

Kenapa anda harus bisa konsultasi langsung dengan penjual pupuk tersebut..?

Supaya nanti saat aplikasi produk, anda tidak akan bingung dan langsung dipandu oleh penjualnya. Jadikan penjual tersebut sebagai konsultan anda dalam budidaya sawit menggunakan produk pupuk oraganik pilihan anda.

Karena pengaruh penggunaan pupuk organik sangat bagus untuk meningkatkan kesuburan tanah yang mampu menaikkan produksi sawit, maka usaha ini harus didukung oleh semua pihak.

Pengelolaan lahan tanaman sawit yang benar akan menaikkan tingkat produktivitas panen dan memperpanjang masa panen sawit menjadi lebih lama.

Lakukan pemupukan kebun sawit anda, jangan menunggu harga sawit naik karena ketika harga naik, anda hanya akan menjadi penonton saja.
Lakukan pemupukan dengan pupuk organik minimal setahun sekali supaya tanaman sawit anda terjaga kesehatannya dan tanah menjadi lebih subur. Rawatlah tanaman seperti anda merawat tanaman yang lain. Sawit akan selalu memberikan hasil yang maksimal jika anda rawat dengan sungguh sungguh.

Posting Komentar untuk "Pupuk Agar Sawit Tidak Trek"